Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com

Wakil Rakyat Minta Gelorakan Gerakan Berwisata

Pamekasan,(Senin, 26-11-2017) - Objek wisata di…

Wakil Rakyat Minta Gelorakan Gerakan Berwisata Wakil Rakyat Minta Gelorakan Gerakan Berwisata

Wabup Pamekasan Launching Pembukaan Hari Jadi Pamekasan

Pamekasan (17-10-2017) - Pemerintah Kabupaten Pamekasan…

Wabup Pamekasan Launching Pembukaan Hari Jadi Pamekasan Wabup Pamekasan Launching Pembukaan Hari Jadi Pamekasan

Sedot APBD, Destinasi Wisata Pamekasan Tak Sumbang PAD

Pamekasan, (Selasa, 26-09-2017). Kepala Dinas Pariwisata…

Sedot APBD, Destinasi Wisata Pamekasan Tak Sumbang PAD Sedot APBD, Destinasi Wisata Pamekasan Tak Sumbang PAD

8 Tempat Wisata Ciamik di Pamekasan

Disparibud (Kamis, 31 Agustus 2017). Pamekasan…

8 Tempat Wisata Ciamik di Pamekasan 8 Tempat Wisata Ciamik di Pamekasan

8 Tempat Wisata Ciamik di Pamekasan


Disparibud (Kamis, 31 Agustus 2017). Pamekasan adalah Ibu Kota Kabupaten Pamekasan. Salah satu kabupaten yang tersembunyi di Pulau Madura. Pamekasan berbatasan dengan Laut Jawa, Selat Madura, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Sumenep. Pernahkan kamu berkunjung ke Pamekasan? Atau pernahkah kamu mendengar tentang wisata Api Tak Kunjung Padam, Pasti pernah dong. Naaah, Pamekasan sama halnya dengan kota lain di Pulau Madura juga punya potensi wisata yang kece loh. Mau tahu?

1. Wisata Api Tak Kunjung Padam

Api Tak Kunjung Padam. Mungkin ini adalah nama tempat wisata paling puitis di Indonesia. Nah, Wisata Api Tak Kunjung Padam berada di Desa Larangan, Tokol, Pamekasan. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Pamekasan, hanya berjarak sekitar 4-5 km saja. Tapi sayangnya akses menuju Desa Larangan belum teraspal jadi buat kamu yang datang dengan kendaraan roda dua, disarankan untuk berhati-hati ya guys.

Kok namanya Api Tak Kunjung Padam ya? Nama itu memang cocok dengan kondisi api di wisata ini yang bahkan tetap menyala meskipun diguyur hujan. Mungkin ini adalah api abadi. Keabadian api ini membuatnya menjadi tempat wisata paling hits di Pamekasan, bahkan menjadi salah satu ikon wisata terkenal di pulau Madura.

Tidak ada tiket masuk untuk melihat keajaiban Api Tak Kunjung Padam tapi kamu wajib membayar parkir ya guys. Cukup Rp. 2000 untuk motor, dan Rp. 5000 untuk mobil. Gimana, sudah tidak sabar ingin melihat api abadi?

2. Air Terjun Durbugen

Air terjun Durbugen terletak di Kelurahan Kowel Kecamatan Kota Pamekasan. Di sekitar Kelurahan Kowel sebenarnya ada dua air terjun yaitu Air Terjun Palesteran dan Air Terjun Durbugen. Air Terjun Palesteran terbentuk dari bendungan sungai buatan warga sekitar sedangkan Air Terjun Durbugen adalah air terjun alami.

Air terjun Durbugen ini sangat cocok buat kamu yang ingin memancing atau pun bermain air. Tapi sebaiknya datang saat musim penghujan ya biar main airnya lebih berasa. Untuk bermain air di Durbugen ini kamu gak perlu membayar sepeser pun tapi kamu perlu menghargai warga sekitar ya guys. Buat kamu yang datang dengan doi jangan terlalu bermesra-mesraan karena air terjun ini rupanya bukan air terjun biasa bagi warga sekitar. Ok?

3. Penuhi Kebutuhan Vitamin Sea-mu di Pantai Jumiang

Pulau Madura memang memiliki jutaan potensi wisata. Yang umum adalah pantai. Pantai di Pulau Madura rata-rata berpasir putih dan masih sangat alami. Salah satunya Pantai Jumiang ini. Pantai ini terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Hanya berjarak sekitar 12 km ke arah tenggara Kota Pamekasan.

Kabar gembiranya, kondisi jalan raya dari Kota Pameksan menuju Pantai Jumiang sudah sangat bagus. Bahkan sudah ada layanan saran transpotasi umum yang bisa membawamu menuju pantai.

Pantai Jumiang memiliki kontur yang berbeda dengan pantai-pantai di Pulau Madura pada umumnya. Pantai ini dihiasi tebing-tebing tinggi. Sunsetnya ciamik, dan gugusan karang yang memikat. Untuk menikmati pesona Pantai Jumiang, kamu cukup membayar Rp. 5000 saja.

4. Melewati Sore di Rawa Mangunan

Rawa Mangunan berada tidak jauh loh dari Pantai Jumiang. Tapi akses menuju ke Rawa Mangunan memang agak berjuang dikit ya guys solanya kondisi jalannya yang sudaah rusak. Tapi kondisi jalan itu akan segera terganti dengan pemandangan Rawa Mangunan yang dihiasi Hutan Bakau. Duuuuh, sejuk banget.

Rawa Mangunan ini adalah tempat perjumpaan air laut dan hutan bakau yang memukau. Sejauh ini belum ada fasilitas apa-apa sih. Mungkin kalau ada penyewaan perahu untuk keliling rawa bakalan lebih kece kali yak. Tapi pesona Rawa Mangunan tetap kece buat kamu yang suka foto-foto. Apalagi buat kamu yang hobby mancing. Bawa saja alat-alat pancingmu dan habiskan soremu disini

5. Satu Lagi Pantai di Pamekasan. Namanya Pantai Talang Siring

Pantai Talang Siring berada di Desa Montok Kecamatan Larangan atau berjarak sekitar 14 km dari Kota Pamekasan. Pantai ini bisa kamu capai dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang sudah banyak tersedia.

Pantai ini menampilkan gugusan hutan mangrove yang menawan dan aktifitas para nelayan. Pantai berbatu karang ini sangat cocok buat kamu yang selama ini penat dengan hiruk-pikuk kehidupan kota. Ada fasilitas mushalla, toilet, kantor, lahan parkir, warung makan dan spot-spot untuk duduk santai menikmati pemandangan pantai yang asri.

6. Foto-Foto di Vihara Avalokitesvara yang Memukau

Vihara Avalokitesvara atau Kelenteng Kwan Im Kiong berada tidak jauh dari Pantai Talang Siring. Jadi, setelah puas menikmati panorama pantai kamu bisa mampir sebentar mengagumi kemolekan arsitektur vihara ini.

Konon vihara ini didirikan pada abad ke 18 berdiri di atas lahan seluas 3 ha. Vihara ini dikenal dengan nama Kelenteng Kwan Im Kiong karena terdapat patung Kwan Im Po Sat atau Dewi Welas Asih di dalamnya. Vihara ini unik dan menampilkan toleransi antar umat beragama di Pamekasan karena di dalam lingkungan viahar yang juga didirikan Mushola dan Pura.

7. Memandangi Kota Pamekasan dari Bukit Waru

Di Kota Pamekasan terdapat sebuah bukit batu yang cukup populer diantara kalangan anak muda Pamekasan bahkan anak muda dari luar Pamekasan. Namanya Bukit Waru. Bukit ini berada di antara Desa Waru Barat dan Desa Waru Timur, Kecamatan Waru.

Bukit ini menampilkan dengan pemandangan yang eksotik dan asri. Berada di utara Kabupaten Pamekasan, Bukit Waru menawarkan pesona bukit batu yang sangat potensial untuk aktifitas panjat tebing. Bahkan buat kamu yang pecinta fotografi juga bisa memuaskan hobbymu dari puncak Bukit Waru ini. Tidak hanya bukit batu, disini juga ada Gua Angin dan Kerajaan Monyet. Gimana, apakah kamu ingin kesini? Langsung aja deh, lagian masuk ke kawasan Bukit Waru juga gratis kok.

8. Pesona Stalagtit dan Stalagmit di Gua Blaban

Kemunculan gua ini sempat menghebohkan warga setempat bahkan warga Pamekasan secara umum. Soalnya penemuan gua ini terbilang unik loh guys. Jadi warga setempat pada tahun 2015 menggali sumur dan tiba-tiba penggalian itu berujung pada penemuan gua yang kemudian dinamai Gua Blaban. Gua Blaban berada di Dusun Rojing, Desa Blaban, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan.

Gua ini menampilkan pesona rongga bebatuan yang berkilau seperti emas. Tidak heran pada saat ditemukan, warga sekitar mengira gua ini adalah gua yang menyimpan harta karun. Tidak hanya rongga bebatuan yang berkilauan seperti emas, Gua Blaban juga akan menghipnotismu dengan stalaktit dan stalakmitnya yang ciamik banget.

Untuk pecinta gua atau pecinta fotografi, Gua Blaban sangat direkomendasikan buat kamu guys. Kamu bisa puaskan hobbymu disini. Cukup merogoh uang sebesar Rp. 20.000, kamu sudah bisa masuk ke gua ini.

Nay guys, itu tadi 8 tempat wisata ciamik di Pamekasan. Yuk, ke Pamekasan. Jangan buang sampah sembarangan yak.

Sumber

Popular Cities

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec pharetra suscipit

Local Info

Donec sit amet neque et magna lacinia elementum nec porta magna in metus nunc

Town Square

Cras volutpat sagittis gravida. Phasellus ut enim sem, in viverra justo.

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
  • Program Kerja 2017

  • News and Events

GREEN Blue Orange BACK TO TOP